Kebahagiaan yang fana

by - July 28, 2017



Tidak semua itu bahagia, tidak semua suka itu cinta. Pula tidak semua pilu itu luka, tidak semua sedih itu sengsara. Sebab yang tampak tak selalu hakikat.
Cinta bisa jadi menganugerahkan keberanian dan pengorbanan pada seseorang, tapi pada orang lain yang mengaruniakan lisan yang memuji dan air mata yang berderai.

Sebab yang fana itu sementara, dunia itu lekas perubahannya, tak tentu penampakannya, apalagi hasilnya. Tapi, pasti kesudahannya, pasti kecewanya, pasti terbatasnya.Maka jangan pedulikan tawa dan suka, pilu dan sedih, asal semua demi akhirat. Maka itulah bahagia. Cinta yang membawa pada ketaatan, itu yang pasti bahagia.

Jika yang fana bisa jadi jalan mendapat yang selamanya, dan yang akhir bisa lebih baik dari yang awal. Saat itu kita baru beristirahat, saat kaki menginjak syurga.


You May Also Like

0 komentar