Sebatas Tulisan Sederhana

By Adiba Muharram

facebook instagram pinterest bloglovin


Tidak semua itu bahagia, tidak semua suka itu cinta. Pula tidak semua pilu itu luka, tidak semua sedih itu sengsara. Sebab yang tampak tak selalu hakikat.
Cinta bisa jadi menganugerahkan keberanian dan pengorbanan pada seseorang, tapi pada orang lain yang mengaruniakan lisan yang memuji dan air mata yang berderai.

Sebab yang fana itu sementara, dunia itu lekas perubahannya, tak tentu penampakannya, apalagi hasilnya. Tapi, pasti kesudahannya, pasti kecewanya, pasti terbatasnya.Maka jangan pedulikan tawa dan suka, pilu dan sedih, asal semua demi akhirat. Maka itulah bahagia. Cinta yang membawa pada ketaatan, itu yang pasti bahagia.

Jika yang fana bisa jadi jalan mendapat yang selamanya, dan yang akhir bisa lebih baik dari yang awal. Saat itu kita baru beristirahat, saat kaki menginjak syurga.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Setiap orang pasti pernah bermimpi, mungkin banyak yang bilang mimpi hanya bisa dilakukan oleh anak-anak kecil saja. Tapi, tidak denganku. Saat ini pun aku masih sering sekali bermimpi, kuanggap mimpi itu sebagai penghantar tidurku. Dengan harapan jika aku bangun, mimpi itu bukan lagi penghantar tidur tapi suatu kenyataan yang harus bisa aku hadapi. 

Terkadang aku mengira bahwa apa yang aku lakukan saat ini pun juga bagian dari mimpi-mipiku. Bisa jadi mahasiswi dan kuliah di tempat yang salah satunya juga bagian dari mimpiku. Itu adalah rasa syukur yang tiada hentinya. Sebenarnya bukan soal bagaimana aku sudah mendapatkan apa yang aku punya apalagi yang sesuai dengan mimpiku tapi ini tentang prosesnya. Yap benar.. tentang proses bagaimana bisa mendapatkannya.

Setiap manusia punya keinginan, punya pilihan, punya tujuan hidupnya masing-masing. Kadang sudah terlihat jelas di depan mata kadang juga masih harus kerja keras mendapatkannya. Itulah proses hidup, bagaimana cara kita menerima pemberiannya? Kadang ada yang masih ingin lebih dari yang didapatkan saat ini kadang juga ada yang merintih dengan penuh air mata karena syukur nikmat yang diberikannya.

Ini bukan tentang apa yang telah kamu dapatkan kawan.. ini tentang bagaimana kamu bisa istiqomah dengan apa yang kamu dapatkan, bagaimana kamu bisa menghargai dengan apa yang sudah kamu perjuangkan, bagaimana kamu bisa lebih berupaya dengan mimpi dan tujuan hidupmu selanjutnya.
DIA tidak pernah menghentikan apa yang menjadi mimpi dari hamba-Nya, tetapi memberikan waktu dan ruang untuk bisa bermimpi sebesar-besarnya karena bagi-Nya mewujudkan mimpi yang besar atau kecil tersebut sama saja.

I hope you are never afraid to Dream 😊



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Penantian sebuah perjalanan liburan selama ini akhirnya tercapai juga. Pagi itu aku udah bersiap-siap untuk kumpul dan berangkat ke Pulau Gili Ketapang. Jadi, sedikit bercerita kenapa aku dan temen-temen milih ke spot liburan kali ini. karena, pertama jeje bilang tempat ini tuh bagus pulau kecil dimana punya keindahan yang luar biasa dan juga bisa snorkling sambil ngelihat nemo secara langsung dan kedua bagiku saat ini trip ke pantai Pulau Gili Ketapang itu emang lagi musim apalagi tempatnya yang ga seberapa jauh dari tempat tinggal aku di Surabaya ini.

Kembali lagi ke perjalanan, karena saat itu adalah weekend jadi jalanan menurut aku yahh.. lumayan lah yaa. Aku dan temen-temen sangat menikmati perjalanan ini, saking menikmatinya jeje dan dhira udah terlelap dulu. Sementara yang lain, berbincang-bincang dan cerita panjang lebar sesekali kami bercanda. Sekitar 2-3 jam kami perjalanan, finally nyampe juga. Pertama tau lokasinya, kita langsung hubungin ke mas travel. Tapi, hasilnya nothing mas travelnya ga ada balesan sampai pada akhirnya ada satpam yang menanyakan ke kita apa kita udah booking travel apa belum. yahh.. kita jawabnya udah. Kemudian kita masuk karena satpam itu emang langsung suruh masuk gitu, sampe tempat semacam pelabuhan kali ya.. terus ada mas-mas yang nanya ke siapa kita bookingnya kita jawab mas saiful, kemudian pas mau berangkat ke Pulau Gili Ketapang kan kita harus naik semacam perahu gitu yang perjalanannya memakan waktu sekitar setengah jam lebih. nah.. disitu yang ada di fikiranku kenapa perahunya udah penuh dan kita tetep disuruh naik? dan akhirnya karena kita pengunjung yang baik kita ga tau apa-apa juga jadi kita tetep naik ke perahu itu. Di perjalanan menuju pulaunya rasanya itu ga bisa dijelasin ngelihat indahnya laut bisa menyebranginya dan disambut dengan desiran ombak, masyaa allah


Setelah itu kita sampai di Pulau Gili Ketapang, acara pertama dari travelnya yaitu ke goa kucing. Kita naik perahu lagi ke tempat itu walaupun perjalanannya ga terlalu jauh juga. Sampai di spot goa kucing kita ga masuk ke goa kucingnya tapi ke tempat lain yaitu pantainya. Hal yang kita rasakan itu cuma bisa bersyukur bisa sampai di tempat ini dengan selamat dan bisa menikmati keindahan yang Allah berikan. Alhamdulillah


Banyak hal yang kita lakukan disana. Foto, main air, main pasir yang selayaknya anak kecil sedang menikmati liburan. Kemudian kita sholat dhuhur dan kembali ke perahu untuk ke acara selanjutnya snorkling. Bisa dibilang aku dan temen-temen cewekku ini untuk pertama kalinya snorkling, kalau ditanya gimana rasanya? rasanya itu takut karena ga bisa renang (hehehe), yang penting mah positive thinking. Pas udah dilautnya dan snorkling, seneng rasanya sampe aku itu sebenernya ketagihan ngelihat indahnya bawah laut dan bisa secara langsung lihat bulu babi, nemo, dan ikan lainnya. 




Kita snorkling di 2 tempat. untuk tempat pertama itu yang ga ada tulisan nemo gili ketapangnya dan masih bisa lama untuk snorkling tapi kalau yang kedua ada tulisan nemo gili ketapangnya, sayangnya kita ga bisa lebih lama lagi untuk snorkling di tempat kedua karena banyak sekali bulu babinya yang kalau kena itu kaki bisa keram. Akhirnya tour guide meminta kita untuk segera naik perahu setelah foto dan kembali ke pulau tepatnya di rest area. Di rest area, kita cepet-cepet untuk mandi dan ganti baju lalu makan karena emang udah laper banget setelah melakukan banyak perjalanan di laut dan snorkling. Setelah makan aden di panggil sama tour guidenya, dan katanya kalau kita ternyata salah travel. Jadi, kita itu ternyata booking travel sama mas yang namanya H.saiful bukan saiful. Yang aku bingungin kenapa di tempat wisata gini ada 2 nama yang sama. Pantesan dari awal naik perahu ke pulau sampai snorkling perahu itu penuh banget orang. Kalau kita ga salah travel kita masih punya rasa nyaman pas naik perahu karena di perahu kita yang asli ga penuh orang. Mas travel kita yang asli meminta maaf karena baginya ini kesalahan mereka. Dan kita sebagai pengunjung yang baik memaafkan. 

Senja sudah memanggil kita untuk kembali, hembusan angin dan pasangnya air laut meminta kita untuk segera naik perahu dan balik ke asalnya. Waktu itu sudah maghrib dan perahu kita masih berada di tengah laut. Gelap, angin yang kencang, dan cipratan air laut membuat aku semakin bersyukur bagaimana hidupku saat ini dan lebih lagi bersyukur atas waktu yang allah berikan untuk bisa melihat keindahan ciptaannya. semoga lebih bisa menghargai para nelayan, ternyata seperti ini mata pencaharian mereka. 




Perjalanan dari pulau gili ketapang ke pelabuhan membuat badan ini terasa dingin dan perut seperti kosong kembali. Keluar dari pelabuhan kita langsung cari mushola untuk sholat dan dilanjut kembali perjalanan menuju alun-alun probolinggo untuk cari makan. Setelah itu masih di tempat yang sama kita saling berbincang dan bercanda menikmati malam di alun-alun Probolinggo. Waktu menunjukkan sudah saatnya kita pulang, tetapi saat di mobil ada misi khusus yang belum kita selesaikan. Memberi surprice ulang tahun uzi dan vicky, walaupun sudah telat satu bulan yang lalu. Yang terpenting sih rasa kebersamaannya dengan kalian.


Alhamdulillah sampai tujuan dengan selamat. Bagiku setiap perjalanan selalu ada kisah yang mengesankan tersendiri. Perjalanan kali ini tetap dengan rasa kebahagiaan yang sama yaitu berkumpul dengan kalian 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts

About me

Adiba Muharram

[21'yo]
Short woman who is studying hijrah.
Dream fighters, La Tahzan.
Learning to be a better person.

" Allah itu maha baik

hanya memberi yang baik

dan akan menerima yang baik

akan ridha pada yang benar-benar baik

bila kita bersama Allah maka kita akan baik

dan selalu mendapatkan yang baik-baik "

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • bloglovin
  • youtube
  • pinterest
  • instagram

Labels

Cerita aja Opini Sajak Vacation

Blog Archive

  • July 2017 (3)
  • August 2017 (1)
  • September 2017 (2)
  • October 2017 (1)
  • December 2017 (1)
  • April 2018 (1)
  • June 2018 (1)
  • September 2018 (1)
  • January 2019 (1)
  • August 2019 (2)
  • April 2020 (1)
  • May 2020 (1)

Created with by BeautyTemplates| Distributed By Gooyaabi Templates