Berproses

by - December 08, 2017

Dunia ini indah seindah sang pencipta yang Esa. Dihuni dengan berbagai macam makhluk yang diciptakannya, Dan sebaik-baik ciptaannya ialah Manusia. Ia ciptakan dengan penuh kemuliaan yang diberikannya akal fikiran agar manusia dapat menjalankan Amanah Allah di alam dunia ini.

Manusia itu hidup untuk berproses, dan dalam berproses tentu tidak mudah pun juga jangan tanpa usaha. Jikalau, ada seseorang manusia yang masih bermaksiat dan berperilaku buruk jangan hakimi ia karena perbuatannya sebab sesungguhnya ia juga sedang berproses untuk menjadi yang lebih baik mungkin saja hanya waktunya bukan saat itu. Dan untuk yang sudah baik, pun jangan berhenti sampai disitu juga karena sekali lagi manusia itu terus berproses untuk menjaga keistiqomahan menjadi manusia lebih baik. Tepatnya sebaik-baiknya hanya untuk Allah.

Berproses untuk terus menjadi yang lebih baik itu tidak mudah, mengawalinya yang mudah. Namun, menjaga keistiqomahannya merupakan hal yang paling sulit. Tentunya pada siapa dulu kita tujukan segala kebaikan yang kita lakukan??

Agar kebaikan yang kita lakukan takkan jadi hal yang sia-sia. Karena sesungguhnya kebaikan itu ditujukan hanyalah pada Allah saja bukan yang lain..

Kalaupun tujuan kebaikanmu hanya untuk memikat hati manusia agar banyak yang mengagumi, tentu itu salah karena ga ada yang tau hati manusia yang sewaktu-waktu bisa berubah sebab iman seseorang itu naik turun mungkin saat itu teman yang berpihak dengan kita hatinya sedang baik tapi esoknya kita ga ada yang tau bagaimana ia dibelakang kita, siapa yang tau..

Maka, seburuk-buruknya harapan ialah berharap pada manusia. Yang sama-sama makhluk ciptaannya. Tujukan kebaikan kita hanya untuk Allah saja. Pujian manusia hanya untuk menguji keimanan kita dan hinaan manusia hanya untuk menurunkan iman kita padanya. Dan yang perlu dijaga ialah ke-Istiqamahan pada-Nya sebab seseorang yang tlah berimanpun masih perlu dipertanyakan ke-Istiqamahan di setiap sholatnya. 

Libatkan Allah pada setiap langkah apapun yang akan kita lakukan, karena atas pertolongan-Nya lah kerja, sekolah, kuliah, perjalanan hidup kita menjadi mudah dan lancar. Iringi dengan kebaikan-kebaikan, "tapi bukankah itu sulit melakukannya, lalu bagaimana??"

Paksakan..
agar kita mau melakukannya, agar kita mau membiasakannya hingga pada akhirnya jika kita tidak melakukan hal tersebut yang dirasakan malah resah dan selalu gelisah. contohnya, selama ini sholat kita masih ada yang bolong dengan niat karena Allah dan ingin berubah, kita ingin sholat dalam sehari lengkap kalau bisa tepat waktu. maka paksakan, kembali lagi pada niatnya. dan insyaa allah jika hal tersebut sudah menjadi kebiasaan dalam diri kita, sekalipun tidak melakukannya pasti ada kegelisahan yang akan kita rasakan. Sehingga mau tidak mau harus melakukannya karena sudah menjadi kebiasaan dalam diri kita dan juga ketenangan seperti yang kita inginkan.

Selamat berproses....


You May Also Like

0 komentar